Minggu, 19 Oktober 2014

Cara memberi Password pada PC atau Leptop di windows 7

Cara memberi password pada PC atau Leptop di windows 7. Biasanya cara ini yang paling ampuh untuk melindungi PC kita untuk sementara agar orang lain tidak seenaknya mengutak-atik PC kita sembarangan. Dengan kata lain dia harus memanggil kita jika ingin memnjam PC kita Karena dia tidak bisa mengakses PC itu tanpa kata sandi atau password yang sudah kita bikin sebelumnya.

Oke, cara untuk membuat password pada PC kita yaitu ada beberapa tahap, sbb:
Langkah paling pertama yaitu PC nya dihidupkan terlebih dahulu. #ngelawakgaring
Kemudian klik icon start menu dan klik pada foto/ gambar diatas nama kita/ nama PC kita. Sehingga akan muncul window ini.. klik langsung link yang sudah dilingkari.



Selanjutnya, tulis password kamu.. lalu klik create password.

 


Selesailah tahap peng-password-an atau member kata sandi di leptop.
Terus gimana untuk menghilangkan password itu? Ini langkah-langkahnya,

Klik icon start menu seperti biasa Kemudian klik pada foto/ gambar diatas nama kita/ nama PC kita. Sehingga akan muncul window ini.. klik langsung link yang sudah dilingkari.


 Dan tampilan ini pun muncul. Lalu tulis password kamu, dan klik remove password. Selesai !!



Sekian.. semoga bermanfaat ya.. oya, follow aku ya di sini

Sabtu, 18 Oktober 2014

Menjalankan program tipe ISO dengan 7zip

Postingan selanjutnya yaitu tentang menjalankan program yang bertipe ISO dengan menggabungkannya pada program 7 zip. Contohnya seperti soft copy driverpack yang bertipe ISO, untuk menjalankannya yaitu seperti berikut,
Pertama, download program 7 zip dahulu. Jika sudah, cara menggabungkannya yaitu masuk ke folder tempat program yang bertipe ISO itu dahulu.



Kemudian klik kanan pada program. Klik 7 zip, kemudian pilih extract to… Selesai. dan bentuknya pun berupa folder seperti dibawah.



Dan program ini pun dapat langsung di-running seperti halnya software biasa. Pada



Gimana, mudahkan? Kalok gitu silahkan dicoba ya.. :)
Sering-sering berkunjung di blog ini ya.. good luck !

Rabu, 08 Oktober 2014

Perintah Cmd yang lain


Command Prompt bagi sebagian pengguna komputer mungkin sudah tidak digunakan lagi. Bahkan mungkin sebagian pengguna komputer baru tidak pernah tahu apa itu command prompt. Meski jarang digunakan, tetapi sampai Windows 7, Command Prompt tetap disertakan, ini menandakan bahwa fitur ini masih sangat penting.
Perintah command prompt yang disediakan mulai windws 9x sampai windows 7 pun semakin bertambah, mulai dari yang sederhana sampai perintah kompleks untuk administrator dalam mengatasi dan menganalisa berbagai masalah. Berikut beberapa perintah dasar command prompt yang sebaiknya kita ketahui karena cukup bermanfaat.
Untuk menjalankan command prompt, bisa melalui start Menu (All Programs) > Accessories kemudian pilih Command Prompt. Selain itu bisa juga dengan cara yang lebih cepat melalui menu RUN di start menu ketikkan CMD dan tekan enter.
DIR
Perintah ini untuk menampilkan daftar file dan directory di lokasi folder yang sedang di akses di command prompt. Untuk menampilkan file dan folder yang tersembunyi, tambahkan opsi atau parameter /A setelah perintah DIR. Pastikan sebelum garis miring ada spasi, contohnya
DIR /A

Untuk mengetahui parameter atau opsi lainnya, silahkan ketikkan DIR /?
CD atau CHDIR
Perintah ini berguna untuk berpindah directory. CD dan CHDIR mempunyai fitur hampir sama, hanya saja untuk CHDIR kita bisa menuliskan lokasi folder atau file yang ada spasinya tanpa tanda petik dua. Berikut beberapa contoh perintah dan fungsinya :
CD D: untuk berpindah ke drive D:
CD.. untuk berpindah ke directory diatasnya
CD\ atau CD/ untuk berpindah ke root directory (untuk windows 7/Vista). Misalnya di command prompt kita ada di C:\User\Aku>, untuk berpindah ke C:, kita bisa mengetikkan CD.. sebanyak 2 kali. Lebih singkatnya kita bisa mengetikkan CD/
Selain penggunaan seperti itu, kita juga bisa memanfaatkan fitur autocomplete nama file atau folder. Setelah mengetikkan CD kemudian di ikuti spasi dan huruf tertentu, bisa kita tekan tombol Tab (bisa berkali-kali) untuk mendapatkan fitur auto complete nama folder atau file.
IPCONFIG
Sangat bermanfaat dalam hal koneksi internet atau jaringan. Dengan mengetikkan perintah IPCONFIG kemudian di tekan enter, akan ditampilkan alamat IP komputer kita dengan beberapa informasi tambahan seperti Gateway, SubnetMask dan lainnya. Untuk informasi lebih lengkap kita bisa mengetikkan IPCONFIG /ALL.
Tambahan /ALL tersebut merupakan options atau parameter. Selain /ALL, terdapat beberapa parameter lainnya yang cukup bermanfaat. Untuk daftar parameter selengkapnya, silahkan ketikkan IPCONFIG /?
PING
Seringkali ketika internet atau jaringan tidak bisa terkoneksi. Untuk mengetest koneksi internet atau jaringan, kita bisa menggunakan perintah PING dan di ikuti nama website atau alamat IP yang dituju. Misalnya sebagai berikut:
PING www.google.com
PING 74.125.235.51

Jika hasilnya Reply from…., maka koneksi jaringan atau internet bisa dikatakan OK, tetapi jika muncul tampilan Request time out, ada beberapa kemungkinan, seperti tidak ada koneksi, kabel atau jaringan bermasalah atau alamat yang dituju tidak ada atau tidak ditemukan dan lainnya.
ATTRIB
Virus atau worm yang menyerang komputer biasanya menyembunyikan file atau folder yang ada di komputer atau flashdisk. Jika hal ini terjadi, kita bisa menggunakan perintah ATTRIB untuk menampilkan file tersebut ( termasuk untuk menyembunyikan file-filenya). Perintah berikut akan menampilkan semua file dan folder yang ada di folder yang sedang di akses di command prompt.
ATTRIB *.* -S -H -R /S /D

Informasi selengkapnya baik perintah ini atau menampilkan file tersebunyi, silahkan baca tulisan saya terdahulu Files dan Folder disembunyikan Virus ?. Atau jika ingin lebih mudah, gunakan saja program kecil (tanpa perlu install) yang pernah saya buat, Hidden File Tool.
Beberapa Tips Tambahan
Semua perintah command prompt biasanya menyertakan banyak parameter yang bisa digunakan. Untuk mengetahui parameter apa saja yang disediakan, tambahkan spasi dan /? setelah perintah yang ingin diketahui. misalnya ATTRIB /?, PING /?. Setiap menambahkan parameter, sebelum tanda garis miring (/) jangan lupa beri spasi.
Jika kita ingin hasil perintah yang kita tuliskan bisa disimpan dalam text, disetiap akhir perintah bisa kita tambahkan tanda “>” dan di ikuti nama file. Misalnya perintah berikut:
IPCONFIG /all > D:\hasil_cmd_config.txt
Maka hasilnya tidak akan tampil di command prompt, tetapi tersimpan dalam file “hasil_in_config.txt ” yang ada di drive D:. Jika nama folder atau file mengandung spasi, maka harus kita beri tanda petik dua diawal dan akhirnya. Misalnya sebagai berikut :
IPCONFIG /all > "D:\hasil cmd config.txt"
Untuk membersihkan tampilan layar, gunakan perintah CLS. Setelah selesai, untuk keluar selain klik tombol X dipojok, bisa juga kita ketikkan perintah EXIT. Jika kita ingin tampilan yang berbeda dan lebih menyegarkan, kita bisa mengganti dengan mudah. Selengkapnya silahkan baca tulisan saya sebelumnya Mempercantik tampilan Command Prompt
Semoga beberapa perintah command prompt diatas bisa bermanfaat. Untuk perintah command prompt selengkapnya bisa melihat mengikuti link A-Z Command Prompt windows XP atau A-Z command prompt Win Vista/7

Thanks.. semoga bermanfaat.. :)

Hal-hal yang Bisa Dilakukan di Command Prompt

Command Prompt adalah sebuah perintah dos yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga disalahgunakan oleh seorang cracker untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan menggunakan command prompt. Maka dari itu sebagai langkah antisipasi sebagai user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya,  salah satu dari sekian banyak manfaat dari command prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file induk virus hanya dengan perintah ATTRIB .Perintah-perintah pada command prompt dapat dilhat dengan menuliskan perintah help.

Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :
a
ADDUSERS : Tambah  daftar pengguna untuk / dari file CSV
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file  asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
b
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
c
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor  Active Directory data
d
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus  profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan  isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
e
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation  perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
f
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari  string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
g
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
h
HELP : Online Help
i
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
k
KILL : Remove program dari memori
l
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
m
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
n
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan  saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup  folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
p
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
r
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor  pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
s
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE :  Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
t
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
u
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login
v
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
w
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
x
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder

good luck gaes.. :)

Komunikasi Data dan Jaringan Komputer

Komunikasi data adalah proses pengiriman informasi diantara dua titik menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan peralatan switching dapat terjadi antara komputer dengan komputer, komputer dengan terminal atau komputer dengan peralatan. Komunikasi data merupakan gabungan dari teknik telekomunikasi dengan teknik pengolahan data. Komunikasi Data dan Jaringan Komputer
Adapun tujuan dari komunikasi data adalah sebagai berikut :
Memunkinkan pengiriman data dalam jumalh besar efisien, tanpa kesalahan dan ekomis dari suatu tempat ketempat yang lain.
Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan perlatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use).

Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi ataupu sentralisasi.
Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai mcam sistem komputer.
Mengurangi waktu untuk pengelolaan data.
Mendapatkan da langsung dari sumbernya.
Mempercepat penyebarluasan informasi.
Model Komunikasi Data
Komunikasi data berkaitan dengan pertukaran data diantara dua perangkat yang terhubuang secara langsung yang memungkinkan adanya pertukaran data antar kedua pihak.gambar 2.1 menggambarkan proses komunikasi data.
Komunikasi Data dan Jaringan Komputer
Source (sumber) : Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan, contoh telepon, Personal Computer (PC)
Transmitter (pengirim): Biasanya data yang dibangkitkan dari sister sumber tidak ditransmisikansecara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan.
Sistem transmisi : Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission)atau jarinagn komplek(complex network)yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan (destination).
Tujuan (destination) : menangkap data yang dihasilkan oleh receiver
Jaringan Komunikasi Data

Jaringan komunikasi dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terbentuk dari interkoneksi fasilitas-fasilitas yang dirancang untuk membawa trafik dari beragam sumber telekomunikasi.
Suatu jaringan terdiri dari link dan node. Istilah node digunakan untuk merepresentasikan sentral, junction atau keduanya. Istilah link digunakan untuk merepresentasikan kabel, peralatan transmisi, dan sebagainya. Sedangkan trafik adalah informasi yang terdapat di dalam jaringan, yang mengalir melalui link dan node.
Suatu jaringan komunikasi merupakan sumber daya yang dapat dipakai secara bersamaan (shared) oleh sejumlah end user untuk berkomunikasi dengan user lain yang likasinya berjauhan. Tidak semua user menggunakan jaringan pada waktu yang bersamaan, oleh karena itu merupakan suatu hal yang logis apabila sumber daya jaringanyang sangat penting ini dipakai bersama-sama. Penggunaan sumber daya secara bersamaan ini melahirkan konsep sentral.
Berikut beberapa tipe jaringan Komunikasi: Komunikasi Data dan Jaringan Komputer

a. LAN (Local Area Network)
LAN digunakan untuk menghubungkan komputer yang berada di dalam suatu area yang kecil, misalnya di dalam suatu gedung perkantoran atau kampus. Jarak antar komputer yang dihubungkan bias mencapai 5 sampai 10 km. Suatu LAN biasnya bekerja pada kecepatan mulai 10 Mbps sampi 100 Mbps. LAN menjadi populer karena memungkinkan banyak pengguna untuk memakai sumber daya yang dapat digunakan itu misalnya suatu mainframe, file server, printer, dan sebagainya.

b. MAN (Metropolitan Area Network)
MAN merupakan suatu jaringan yang cakupannya meliputi suatu kota. MAN menghubungkan LAN-LAN yang lokasinya berjauhan. Jangkauan MAN mencapai 10 km sampai beberapa ratus km. Suatu MAN biasanya bekerja pada kecepatan 1,5 sampai 150 Mbps.

c. WAN (Wide Area Network)
WAN dirancang untuk menghubungkan komputer-komputer yang terletak pada suatu cakupan geografis yang luas,seperti hubungan dari suatu kota ke kota yang lain didalm suatu Negara. Cakupan WAN bias meliputi 100 km sampai 1.000 km, dan kecepatan antar kota bias bervariasi antara 1,5 Mbps sampai 2,4 Gbps. Dalam WAN, biaya untuk peralatan untuk transmisi sangat tinggi,dan biasanya jaringan WAN dimiliki dan dioperasikan sebagai suatu jaringan public.

d. GAN (Global Area Network) GAN merupakan suatau jarinagn yang menghubungkan Negara-negara diseluruh dunia. Kecepatan GAN bervariasi mulai dari 1,5 Mbps sampai dengan 100 Gbps dan cakupannya mencakupi ribuan kilometer.

Masalah CD/CDROM Tidak berfungsi dan terdeteksi

CD drive tidak terdeteksi adalah termasuk masalah umum yang dihadapi oleh banyak pengguna komputer. Hal buruknya adalah karena kurangnya pengetahuan tentang masalah ini, maka kita cenderung untuk memilih memformat komputer hanya karena CD drive tidak terdeteksi. Ada berbagai solusi lain untuk memecahkan masalah ini.

Setelah kita menghadapi masalah " CD drive tidak terbaca " , kita hanya menyimpulkan bahwa penyebab masalah adalah virus komputer. Kemungkinan ini memang bisa saja terjadi, dan pertamakali kita juga perlu untuk menyingkirkan kemungkinan ini, cukup hanya dengan  menjalankan full scan dengan antivirus. Kerusakan akibat virus komputer tidak akan dapat dikembalikan sepenuhnya oleh sebuah antivirus, meskipun virus sudah dibersihkan dari sistem.  Tapi, jika CD drive hanya tidak bisa bekerja, maka scan antivirus pasti akan menyelesaikan masalah.

Itu jika masalah pada CD drive terkait dengan virus. Namun apasaja  yang bisa menjadi penyebab masalah selain itu,  dimana CD drive tidak terbaca?. Disini mari kita mencoba untuk mencari solusi untuk mengatasinya:
Mengapa  CD Drive Tidak Terdeteksi?
Jika ini adalah masalah yang Anda hadapi, maka alasan yang paling mungkin adalah bahwa driver CD ROM / DVD belum terpasang atau mungkin juga telah rusak . Namun sebelum kita masuk lebih lanjut kedalam pemecahan masalah ini,  ada beberapa pertimbangan alasan lain, kenapa CD drive CD tidak terbaca oleh komputer atau laptop .

Banyak kali laptop menunjukkan pilihan ' Safely remove Hardware ' untuk CD / DVD ROM juga. Ini mungkin bisa saja terjadi, ketika mencoba untuk menghapus USB drive eksternal, namun Anda keliru menghapus CD / DVD ROM. Jika itu yang terjadi, Anda tidak perlu khawatir . Temukan takik kecil di bawah CD / DVD ROM laptop Anda, yang dapat Anda tekan sedikit, sehingga dudukan keluar. Setelah keluar, tekan takik kembali. Ini akan menghubungkan kembali CD drive ke komputer. Sekarang buka My Computer dan cek, temukan simbol drive CD yang telah berada kembali di tempatnya.
Masalah  CD drive tidak terbaca dan cara mengatasinya :

Untuk memeriksa apakah driver CD telah diinstal atau rusak , Anda perlu mengikuti beberapa langkah sederhana berikut:
Klik kanan pada My Computer, dan pilih Properties .
Pilih Device Manager setelah mengklik tab Hardware .
Dari daftar yang muncul klik pada tanda + di samping DVD / CD - ROM drive .
Jika drive CD muncul setelah mengklik tanda + , dan ada tanda sebuah merah sebelahnya, ini menunjukkan bahwa sistem operasi telah membaca drive, tapi drive CD tidak diaktifkan. Cukup klik kanan pada nama drive dan pilih Enable, dan seharusnya sudah mengatasi masalah.

Sekarang , jika tidak menunjukkan drive sama sekali, itu berarti bahwa sistem tidak mengenali drive ini,  atau tidak memiliki driver yang tepatagar drive ini bisa berfungsi .
Menimbang bahwa CD drive tidak tampak, Anda dapat mengambil beberapa langkah diagnosis lagi untuk mengkonfirmasi masalah.

Masuk ke BIOS. Untuk melakukannya, Anda harus me-restart komputer  dan tekan F1 atau F8 berulang kali saat komputer booting . Kemudian masuk ke setup BIOS, dan periksa apakah CD / DVD ROM terbaca dalam daftar drive .

Jika drive CD masih tidak terbaca, apa yang harus  lakukan ? ..Pertama-tama, cobalah untuk melakukan pendekatan hardware. Pendekatan hardware yang dimaksud di sini hanya untuk komputer desktop. Ikuti beberapa angkah sederhana berikut untuk  menyelesaikan masalah yang terjadi CD drive yang dikarenakan masalah hardware .
Buka kabinet CPU .
Akan ada dua kabel yang menuju ke CD / DVD ROM . Satu kabel untuk transfer data, yang berasal dari motherboard, sedangkan kabel yang satunya adalah kabel yang memasok listrik dan lainnya yang berasal dari Power supply .

Periksa sambungan kabel, jika sambungan tak ada masalah, seharusnya CD drive sudah bisa terbaca. Jika CD tidak terbaca, maka berikut ini mungkin akan memecahkan masalah Anda:

Sekarang, bagaimana jika CD drive sudah terlihat di My Computer,  tapi Anda tidak dapat menggunakannya untuk membaca atau menulis file ke CD. Hal ini tentu saja Anda tidak dapat memutar keping  CD di CD drive komputer anda karena sudah tidak bekerja. Jadi apa yang bisa Anda lakukan?.
Klik kanan pada My Computer --> Properties .
Di bawah tab Hardware pilih Device Manager .
Klik tanda + di samping DVD / CD- ROM, klik pada nama drive CD yang  terdaftar, dan pilih opsi uninstall, dari bar di bawah menu atas Device Manager .
Sekarang klik Action, dan pilih scan untuk perubahan Hardware. Windows akan secara otomatis menemukan drive yang hilang dan diinstal ulang. Ini seharusnya sudah bisa mengatasi masalah CD drive Anda.

semoga bermanfaat yo.. :)

Solusi CD-ROM tidak terdeteksi

Para pengguna CD-ROM, biasanya banyak bekerja dengan menggunakan alat yang satu ini. Jika ditemukan CD-ROM tidak terdeteksi oleh BIOS, beberapa factor kesalahan, yang mungkin menjadi penyebab kerusakan sehingga CD-ROM tidak terdeteksi, yaitu :

Penyebab  1    Penggunaan interface yang tidak benar dapat menyebabkan CD-ROM tidak terdeteksi oleh BIOS.

Solusi    Kemungkinan penanggulangan masalah yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi penyebab kerusakan yaitu dengan memeriksa ulang pemasangan kabel-kabel CD-ROM (kabel data dan kabel power), antara pin satu kabel pemasangan kabel-kabel  interface (yang berwarna merah) akan bertemu dengan kabel merah power Suply.


Penyebab 2    CD-ROM yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan pembaaan data tersendat-sendat, ini disebabkan semakin melemahnya kerja optic, yg mengakibatkan CD-ROM tersebut tidak dapat membaca CD/Media disk dengan baik.

Solusi    Kemungkinan penanggulangan permasalahan yg mungkin dilakukan untuk membantu mengatasi penyebab kerusakan yaitu dengan mengkalibrasi trimpot optic yang ada diseputaran optic. Untuk pemutaran trimpot ini, ke kiri akan memperlambat putaran disk dank e kanan mempercepat putaran disk. Jika CD-ROM sering digunakan maka putaran disk akan semakin lambat, maka putarlah trimpot optic ke kanan secara perlahan-lahan.

Penyebab 3    Jika pemilihan set jumber CD-ROM dan hard disk dipasang dengan satu kabel, pada satu pilihan master-master dapat menyebabkan CD-ROM tidak terdeteksi.

Solusi    Kemungkinan penanggulangan permasalahan yg mungkin dapat dilakukan untuk membantu mengatasi penyebab kerusakan dengan pemasangan set jumper antara CD-ROM dan hard disk. Jika satu kabel data sebaiknya hard disk pada set jumper master dan CD-ROM pada set jumper slave atau dengan jalan terbaik yaitu memisahkan interface CD-ROM  dan hard disk yang mana hard disk diletakkan pada instalasi IDE Primary, sedangkan CD-ROM diletakkan pada instalasi IDE secondary.

Penyebab 4    Misalnya pada instalasi setup BIOS, primary master pada pilihan Auto, primary slave pada pilihan none, secondary master pada pilihan none, dan secondary slave pada pilihan none, maka CD-ROM tidak akan terdeteksi.

Solusi    Keungkinan penanggulangan permasalahan yang mungkin dilakukan untuk membantu mengatasi masalah penyebab kerusakan yaitu dengan menentukan pilihan instalasi IDE Primary dan secondary berada pada pilihan auto, ini berguna untuk mendeteksi seluruh periferalsecara automatic, tanpa anda harus merubah setup BIOS setiap perubahan/pergantian peripheral.

Penyebab 5    Penginstalan driver CD-ROM yang “crash”, dapat menyebabkan  CD-Rom tidak terdeteksi oleh system. Dengan begitu tampilan CD-ROM tidak akan ditemukanpada tampilan windows. Terkecuali menginstal ulang semua system windows dan aplikasinya dari awal. Ini akan memakan waktu cukup lama

Solusi    Ada cara terbaik yang dapat dilakukan , agar CD-ROM tersebut dapat terdeteksi kebali tanpa harus menginstal ulang windows. Beberapa perangkat lunak yang dibutuhkan sbb:
·         MSCDEX.EXE (file pembaca)
·         OAKCD-ROM.SYS (file driver CD-ROM)
Langkah-langkah yang dapat dilakuyka yaitu :
·         Dari system operasi DOS. C:\>: Copykan kedua file tersebut ke dalam hardisk. Kemudian ketikkan :
COPY_CON_AUTOEXET.BAT (Enter).
MSCDEX.EXE_/D: NAMA (Enter)
·         Berikut yang kedua
COPY_COC_CONFIG.SYS (Enter)
DEVICE=OAKCD-ROM.SYS_/D:NAMA (Enter)
·         Booting ulang computer untuk menjalankan semua perubahan yang dilakukan


Catatan :
Untuk pilihan NAMA dapat diganti dengan nama apa saja (misalnya surya, kurniawan, 123, dll), dan tanda “_” adalah spasi..




semoga bermanfaat :)

Pages - Menu

Blogger templates

Popular Posts